Semua rezeki yang Allah berikan kepada kita, baik itu uang, rumah, kendaraan, istri, anak, kesehatan, dan lainnya, itu semua sekedar sarana yang Allah siapkan untuk membantu kita terus mentauhidkan Allah ta’ala.

Asy Syaikh Shalih bin Fauzan Al Fauzan menjelaskan:

خلق الله الخلق لعبادته, وهيأ لهم ما يعينهم عليها من رزقه

“Allah telah menciptakan para makhluk agar mereka beribadah kepada-Nya. Dan Allah siapkan rezeki bagi mereka, untuk membantu mereka melakukan itu” (Kitabut Tauhid lil Fauzan, hal. 6).

Kemudian beliau membawakan ayat

:وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ مَا أُرِيدُ مِنْهُمْ مِنْ رِزْقٍ وَمَا أُرِيدُ أَنْ يُطْعِمُونِ إِنَّ اللَّهَ هُوَ الرَّزَّاقُ ذُو الْقُوَّةِ الْمَتِينُ

“Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku. Aku tidak menghendaki rezeki sedikitpun dari mereka dan Aku tidak menghendaki supaya mereka memberi-Ku makan. Sesungguhnya Allah Dialah Maha Pemberi rezeki Yang mempunyai Kekuatan lagi Sangat Kokoh” (QS. Adz Dzariyat: 56 – 58).

Dalam Syarah Al Qawa’idul Arba’ah, Asy Syaikh Shalih bin Fauzan Al Fauzan juga menjelaskan ayat di atas: “Anda telah memahami bahwa Allah ta’ala tidak menciptakan anda dengan sia-sia. Dan Allah tidak menciptakan anda agar anda bisa makan dan minum saja. Atau agar anda bisa bersenang-senang dan leha-leha di dunia.

Bukan, bukan itu tujuan Allah menciptakan anda. Allah ta’ala menciptakan anda untuk beribadah kepada-Nya semata. Dan Allah ciptakan benda-benda di alam semesta ini (makanan, minuman, udara, dll.) dalam rangka untuk membantu anda agar bisa bisa beribadah kepada Allah.

Karena anda tidak akan mampu hidup di dunia tanpa adanya benda-benda tersebut. Dan anda tidak akan bisa beribadah kepada Allah kecuali dengan adanya benda-benda tersebut. Allah ciptakan mereka untuk anda, agar anda beribadah kepada Allah semata.

Bukan agar anda bisa bersenang-senang, berleha-leha, berbuat maksiat, berbuat dosa, makan, minum sesuai keinginan anda. Yang demikian ini keadaannya binatang! Adapun manusia, Allah ciptakan mereka untuk suatu tujuan yang agung dan hikmah yang agung, yaitu agar anda beribadah kepada Allah” (Syarah Al Qawa’idul Arba, dinukil dari Silsilah Syarhil Rasail, hal 335).

Maka jangan sampai salah menggunakan dan menghabiskan rezeki yang kita dapat dari Allah ta’ala, gunakanlah itu semua untuk menunjang ibadah kepada Allah. Bukan untuk bersenang-senang, apalagi bermaksiat dan berbuat syirik kepada Allah.

Tanah Suci Lowong Pasca Ramadhan, Yok Kita Umroh!

Kondisi tanah suci Makkah dan Madinah setelah bulan Ramadhan biasanya sangat lowong. Tidak terlalu padat. Sehingga sangat nyaman sekali untuk melakukan ibadah umroh. Ayo umroh bersama Batik Travel di bulan Syawal! 28 juta rupiah sudah plus jalan-jalan di Kuala Lumpur Malaysia. Dibimbing oleh Ustadz Yulian Purnama –hafizhahullah

Paket 11 Hari, berangkat: 30 Maret 2026

📲 Tanya-tanya dulu juga boleh! 

One response to “Rezeki Adalah Sarana Untuk Mentauhidkan Allah”

  1. jam'an satria Avatar
    jam’an satria

    izin copas ustadz

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Fawaid Kangaswad adalah platform dakwah sunnah melalui website fawaidkangaswad.id dan beberapa kanal di media sosial seperti whatsapp, telegram, instagram dan twitter.

Fawaid Kangaswad juga mengelola Ma’had Fawaid Kangaswad, yaitu program belajar Islam berbasis kitab kuning karya para ulama Ahlussunnah, melalui media grup Whatsapp.

Fawaid Kangaswad juga menyebarkan buku-buku serta e-book bermanfaat secara gratis.

Dukung operasional kami melalui:

https://trakteer.id/kangaswad
(transfer bank, QRIS, OVO, Gopay, ShopeePay, Dana, LinkAja, dll)

Atau melalui:

Bank Mandiri 1370023156371 a/n Yulian Purnama

Semoga menjadi pahala jariyah.

Trending