Yang dinasehatkan para salaf, ketika seorang lelaki terfitnah (tergoda) oleh wanita, kemudian wanita ini terngiang-ngiang dalam pikirannya, maka hendaknya ia bayangkan wanita tersebut dalam keadaan jelek.
Seperti bayangkan ia dalam keadaan sudah tua renta, bayangkan ia dalam keadaan kurus kering, dll. Atau alihkan pikiran kepada yang lain yang membuat hilang gambaran wanita tersebut di benak.
عَنْ إبْرَاهِيمَ فِي الرَّجُلِ يَرَى الْمَرْأَةَ فتعجبه قَالَ: يَذْكُرُ مَنَاتِنهَا
Dari Ibrahim an-Nakhai tentang seorang lelaki yang melihat wanita yang membuat ia kagum. Ibrahim an-Nakhai berkata: “Hendaknya ia bayangkan wanita itu dalam keadaan jelek”.
عن مطرف فِي الرَّجُلِ يَرَى الْمَرْأَةَ تُعْجِبُهُ قَالَ: يَذْكُرُ أَخْسَاءَ الْبَقَرِ
Dari Mutharrif tentang seorang lelaki yang melihat wanita yang membuat ia kagum. Mutharrif berkata: “Hendaknya ia bayangkan kotoran sapi!”.
(Mushannaf Ibnu Abi Syaibah, 4/321).
Fawaid Kangaswad | Support Ma’had Online: trakteer.com/kangaswad/gift






Leave a comment