Dari Abdullah budaknya Asma’ radhiallahu’anha, ia berkata:
أخرَجَت إليَّ أسماءُ جُبَّةً مِن طيالسةٍ عليها لِبْنةٌ شِبرٌ مِن دِيباجٍ، وإنَّ فَرْجَيها مكفوفانِ به ، فقالت: هذه جُبَّةُ رَسولِ الله صلَّى اللهُ عليه وسلَّم، كان يَلبَسُها للوفودِ، ويومَ الجُمُعةِ
Asma’ memperlihatkan kepadaku sebuah jubah dari kain thayalisah, yang memiliki tepian selebar satu jengkal dari dibaj, dan kedua belahannya juga dilapisi dengan dibaj. Lalu ia berkata: “Ini adalah jubah Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam yang beliau biasa pakai ketika menerima para tamu dan pada hari Jumat” (HR. al-Bukhari dalam al-Adabul Mufrad no.348, dihasankan oleh al-Albani dalam Shahih al-Adabul Mufrad).
Imam ash-Shan’ani rahimahullah membawakan hadits ini dalam bab:
استحباب التجمل بالزينة للوافد
“Dianjurkannya berhias dengan pakaian yang bagus ketika menerima tamu” (Subulus Salam, 2/462).
Fawaid Kangaswad | Umroh Bersama Kami : bit.ly/fawaid-umroh






Leave a comment