Hal ini berdasarkan keumuman hadits:

عنِ الغَلامِ شاتانِ، وعنِ الأُنثى واحدةٌ، ولا يَضرُّكُم ذُكرانًا كُنَّ أَمْ إناثًا

“Akikah untuk anak laki-laki disembelih 2 ekor kambing. Akikah untuk perempuan, disembelih 1 ekor kambing. Dan tidak mengapa kambing-kambing tersebut baik jantan maupun betina” (HR. Abu Daud no.2835 dishahihkan oleh Syu’aib al-Arnauth dalam Takhrij Sunan Abu Daud).

Dalam hadits ini disyariatkan akikah secara umum bagi anak yang lahir. Maka mencakup juga anak yang lahir dalam keadaan meninggal.

Namun disyariatkan akikah bagi janin yang keguguran jika usia janin 4 bulan atau lebih. Ibnu Hajar al-Haitami rahimahullah mengatakan:

أَنَّ الْعَقِيقَةَ إنَّمَا تُسَنُّ عَنْ سُقْطٍ نُفِخَتْ فِيهِ الرُّوحُ كَمَا جَرَيْتُ عَلَيْهِ فِي شَرْحَيْ الْإِرْشَادِ وَالْعُبَابِ تَبَعًا لِلزَّرْكَشِيِّ وَأَمَّا مَا لَمْ تُنْفَخْ فِيهِ الرُّوحُ فَهُوَ جَمَادٌ لَا يُبْعَثُ وَلَا يُنْتَفَعُ بِهِ فِي الْآخِرَةِ فَلَا تُسَنُّ لَهُ عَقِيقَةٌ بِخِلَافِ مَا نُفِخَتْ فِيهِ فَإِنَّهُ حَيٌّ يُبْعَثُ فِي الْآخِرَةِ وَيُنْتَفَعُ بِشَفَاعَتِهِ وَقَدْ قَالَ جَمَاعَةٌ مِنْ السَّلَفِ مَنْ لَمْ يَعُقَّ عَنْ وَلَدِهِ لَا يَشْفَعُ لَهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ

“Sesungguhnya akikah itu hanya disunnahkan untuk janin yang telah ditiupkan ruh ke dalamnya (yakni setelah empat bulan), sebagaimana yang telah aku jelaskan dalam dua kitab syarahku, Syarh al-Irsyad dan Syarh al-‘Ubab, mengikuti pendapat az-Zarkasyi. Adapun janin yang belum ditiupkan ruh ke dalamnya, maka ia hanyalah benda mati, tidak akan dibangkitkan dan tidak pula dapat memberi faedah di akhirat. Karena itu tidak disunnahkan akikah baginya. Berbeda halnya dengan janin yang telah ditiupkan ruh ke dalamnya, karena ia adalah makhluk hidup yang akan dibangkitkan pada hari akhir dan dapat diambil manfaat dari syafaatnya. Dan sungguh, sejumlah ulama dari kalangan salaf berkata: “Barang siapa tidak mengakikahi anaknya, maka anak itu tidak akan memberi syafaat baginya pada hari Kiamat” (al-Fatawa al-Fiqhiyyah al-Kubra, 4/257).

Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah menjelaskan:

مَن سَقَط مِن بطنِ أُمِّهِ قبلَ أنْ يَتِمَّ له أربعةُ أشهُرٍ، فهذا لا يُعَقُّ عنه ولا يُسمَّى، وليس له حُكْمُ الآدميِّ؛ فلا يُغسَّلُ، ولا يُكفَّنُ، ولا يُصلَّى عليه، ويُدفَنُ في أيِّ مكانٍ مِنَ الأرضِ. ومَن سَقَط بعد أربعةِ أشهُرٍ مَيِّتًا فإنَّه يُغسَّلُ ويُكفَّنُ ويُصلَّى عليه، ويُسمَّى ويُعَقُّ عنهـ

“Janin yang gugur dari perut ibunya sebelum genap 4 bulan, maka tidak dilakukan akikah untuknya dan tidak pula diberi nama. Ia tidak dihukumi sebagai manusia (yang utuh), sehingga tidak perlu dimandikan, tidak dikafani, dan tidak dishalatkan, serta dikuburkan di mana saja di permukaan bumi. Adapun janin yang gugur setelah 4 bulan dalam keadaan meninggal, maka ia dimandikan, dikafani, dishalatkan, diberi nama, dan dilakukan akikah untuknya” (Majmu’ al-Fatawa war Rasail, 25/226).

Para ulama dalam al-Lajnah ad-Daimah ketika ditanya tentang janin yang keguguran setelah 4 bulan, apakah diakikahi? Mereka menjawab:

نَعَم، يُعَقُّ عنه؛ لأنَّه قد نُفِخَتْ فيه الرُّوحُ، عنِ الغلامِ شاتانِ، وعنِ البنتِ شاةٌ

“Benar, tetap diakikahi. Karena janin tersebut telah ditiupkan ruh kepadanya. Jika janinnya laki-laki maka disembelih 2 kambing, dan jika janinnya perempuan, maka disembelih 1 kambing” (Fatawa al-Lajnah, 10/459).

Wallahu a’lam.

Fawaid Kangaswad | Umroh Bersama Kami: bit.ly/fawaid-umroh

Tanah Suci Lowong Pasca Ramadhan, Yok Kita Umroh!

Kondisi tanah suci Makkah dan Madinah setelah bulan Ramadhan biasanya sangat lowong. Tidak terlalu padat. Sehingga sangat nyaman sekali untuk melakukan ibadah umroh. Ayo umroh bersama Batik Travel di bulan Syawal! 28 juta rupiah sudah plus jalan-jalan di Kuala Lumpur Malaysia. Dibimbing oleh Ustadz Yulian Purnama –hafizhahullah

Paket 11 Hari, berangkat: 30 Maret 2026

📲 Tanya-tanya dulu juga boleh! 

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Fawaid Kangaswad adalah platform dakwah sunnah melalui website fawaidkangaswad.id dan beberapa kanal di media sosial seperti whatsapp, telegram, instagram dan twitter.

Fawaid Kangaswad juga mengelola Ma’had Fawaid Kangaswad, yaitu program belajar Islam berbasis kitab kuning karya para ulama Ahlussunnah, melalui media grup Whatsapp.

Fawaid Kangaswad juga menyebarkan buku-buku serta e-book bermanfaat secara gratis.

Dukung operasional kami melalui:

https://trakteer.id/kangaswad
(transfer bank, QRIS, OVO, Gopay, ShopeePay, Dana, LinkAja, dll)

Atau melalui:

Bank Mandiri 1370023156371 a/n Yulian Purnama

Semoga menjadi pahala jariyah.

Trending