Abul Qasim al-Ashbahani rahimahullah mengatakan:
ومما يدل على أن أهل الحديث أهل الحق أنك لو طالعت جميع كتبهم المصنَّفة من أولهم إلى آخرهم، قديمهم وحديثهم، مع اختلاف بلدانهم وزمانهم، وتباعد ما بينهم من الديار، وسكون كل واحد منهم قطرًا من الأقطار؛ وجدتهم في بيان الاعتقاد على وتيرة واحدة ونمط واحد، يجرون على طريقة لا يحيدون عنها، ولا يميلون فيها، قولهم في ذلك واحد، ونقلهم واحد، لا ترى فيهم اختلافًا، ولا تفرُّقًا في شيءٍ ما وإن قل، بل لو جمعت جميع ما جرى على ألسنتهم ونقلوه عن سلفهم، وجدته كأنه جاء عن قلبٍ واحد، وجرى على لسانٍ واحد، وهل على الحق دليلٌ أبين من هذا؟
“Dan di antara hal yang menunjukkan bahwa para ahlul hadits (Ahlussunnah) adalah akidah yang berada di atas kebenaran ialah bahwa apabila anda menelaah seluruh kitab-kitab mereka yang disusun oleh para ulamamya, baik dari generasi awal hingga generasi belakangan yang terdahulu maupun yang kontemporer, meskipun negeri mereka berbeda-beda, zaman mereka berlainan, dan jarak tempat tinggal mereka saling berjauhan, dan masing-masing tinggal di tempat yang berbeda, niscaya anda dapati mereka dalam penjelasan akidah berada di atas satu jalan yang sama dan satu pola yang sama.
Mereka berjalan di atas suatu metode yang sama yang tidak pernah mereka melenceng darinya dan tidak pernah condong untuk meninggalkannya. Perkataan mereka dalam masalah akidah adalah sama, dan riwayat yang mereka sampaikan pun sama. Anda tidak akan melihat adanya perbedaan di antara mereka, ataupun perpecahan dalam hal apa pun di bab akidah, meskipun kecil.
Bahkan, seandainya anda mengumpulkan seluruh apa yang mereka ucapkan dan mereka riwayatkan dari para pendahulu mereka, niscaya anda akan mendapatinya seakan-akan berasal dari satu hati dan mengalir melalui satu lisan. Lalu untuk membuktikan kebenaran apakah ada bukti yang lebih jelas lagi dari ini?”
(al-Hujjah fi Bayanil Mahajjah, 2/239).
Fawaid Kangaswad | Umroh Titanium: bit.ly/fawaid-umroh





Leave a comment