Imam Abu Hanifah (Imam mazhab Hanafi) -rahimahullah- memiliki perkataan yang bagus dalam menjelaskan prinsip takdir yang benar:
“Tidak ada hamba yang oleh takdir Allah dipaksa untuk beriman atau untuk kafir. Namun Allah menciptakan para hamba-Nya dengan memiliki pribadi masing-masing. Iman dan kufur adalah perbuatan hamba. Namun Allah Ta’ala MENGETAHUI (bukan memaksa) siapa saja yang kafir. Dan jika hamba yang kafir tersebut lalu beriman, Allah mencintainya dan sesungguhnya Allah sudah mengetahuinya (bahwa ia akan beriman) tanpa ada perubahan ilmu pada sisi Allah (dari tidak mengetahui menjadi mengetahui)” (Al Fiqhu Al Akbar, hal. 302)
[Dinukil dari I’tiqad A-immatil Arba’ah, Muhammad Bin Abdirrahman Al Khumais]
Menjadi Kafir dan Sesat Karena Dipaksa Oleh Takdir Allah?

Tanah Suci Lowong Pasca Ramadhan, Yok Kita Umroh!
Kondisi tanah suci Makkah dan Madinah setelah bulan Ramadhan biasanya sangat lowong. Tidak terlalu padat. Sehingga sangat nyaman sekali untuk melakukan ibadah umroh. Ayo umroh bersama Batik Travel di bulan Syawal! 28 juta rupiah sudah plus jalan-jalan di Kuala Lumpur Malaysia. Dibimbing oleh Ustadz Yulian Purnama –hafizhahullah–
Paket 11 Hari, berangkat: 30 Maret 2026
📲 Tanya-tanya dulu juga boleh!




Leave a comment