Imam Abu Hanifah (Imam mazhab Hanafi) -rahimahullah- memiliki perkataan yang bagus dalam menjelaskan prinsip takdir yang benar:
“Tidak ada hamba yang oleh takdir Allah dipaksa untuk beriman atau untuk kafir. Namun Allah menciptakan para hamba-Nya dengan memiliki pribadi masing-masing. Iman dan kufur adalah perbuatan hamba. Namun Allah Ta’ala MENGETAHUI (bukan memaksa) siapa saja yang kafir. Dan jika hamba yang kafir tersebut lalu beriman, Allah mencintainya dan sesungguhnya Allah sudah mengetahuinya (bahwa ia akan beriman) tanpa ada perubahan ilmu pada sisi Allah (dari tidak mengetahui menjadi mengetahui)” (Al Fiqhu Al Akbar, hal. 302)
[Dinukil dari I’tiqad A-immatil Arba’ah, Muhammad Bin Abdirrahman Al Khumais]
Menjadi Kafir dan Sesat Karena Dipaksa Oleh Takdir Allah?

Umroh Platinum, Umrah Nyaman Dan Berkelas!
Bukan sekadar berangkat umrah, tetapi menikmati setiap perjalanan dengan pelayanan premium yang membuat ibadah lebih tenang, nyaman, dan khusyuk.
Terbang bersama Garuda Indonesia, jadwal sudah confirmed. Dibimbing Ustadz Yulian Purnama –hafizhahullah-, jadi ibadah lebih tenang dan khusyuk.
Paket 11 Hari, berangkat: 10 September 2026
📲 Tanya-tanya dulu juga boleh!




Leave a comment