Lewat di beranda saya, video tanya-jawab dengan Ustadz Dr. Khalid Basalamah. Pertanyaannya, “Ustadz bagaimana dengan akhwat yang sudah bercadar tapi kakinya masih kelihatan karena belum siap memakai kaus kaki?”.

Ustadz Khalid menjawab sederhana saja, “Apanya yang belum siap? Kan tinggal diambil kaus kakinya, dipakai, selesai! Kan gitu. Kaki wanita adalah aurat”.

Jawaban ini sudah tepat sekali, “Apanya yang belum siap?”. Tantangan apa yang dihadapi jika memakai kaus kaki? Apakah begitu berat tantangan tersebut?

Padahal:

  • Sekolah SD 6 tahun, setiap hari pakai kaus kaki, tidak ada masalah.
  • Sekolah SMP 3 tahun, setiap hari pakai kaus kaki, tidak ada masalah.
  • Sekolah SMA 3 tahun, setiap hari pakai kaus kaki, tidak ada masalah.
  • Bekerja di kantor, disuruh oleh bos untuk pakai sepatu dan kaus kaki, tidak ada masalah.

Mengapa perintah Allah Ta’ala untuk menutup aurat kaki terasa begitu berat?

Terkadang ucapan “belum siap” itu sebenarnya bermakna “belum mau” atau “belum merasa nyaman” atau “belum mau berusaha”. Dan alasan seperti ini tidak ditoleransi oleh Allah Ta’ala.

Dahulu kaum Muslimin yang tidak ikut hijrah ke Madinah padahal mereka mampu, juga beralasan “kami lemah, kami tidak mampu”. Padahal Allah Maha Tahu bahwa sebenarnya mereka mampu. Maka Allah Ta’ala sebutkan tentang mereka:

إِنَّ الَّذِينَ تَوَفَّاهُمُ الْمَلَائِكَةُ ظَالِمِي أَنفُسِهِمْ قَالُوا فِيمَ كُنتُمْ ۖ قَالُوا كُنَّا مُسْتَضْعَفِينَ فِي الْأَرْضِ ۚ قَالُوا أَلَمْ تَكُنْ أَرْضُ اللَّهِ وَاسِعَةً فَتُهَاجِرُوا فِيهَا ۚ فَأُولَٰئِكَ مَأْوَاهُمْ جَهَنَّمُ ۖ وَسَاءَتْ مَصِيرًا

“Sesungguhnya orang-orang yang diwafatkan malaikat dalam keadaan menganiaya diri sendiri, (kepada mereka) malaikat bertanya: “Dalam keadaan bagaimana kamu ini?”. Mereka menjawab: “Kami orang-orang yang lemah di negeri (Mekah)”. Para malaikat berkata: “Bukankah bumi Allah itu luas, sehingga kamu dapat berhijrah di bumi itu?”. Orang-orang itu tempatnya neraka Jahannam, dan Jahannam itu seburuk-buruk tempat kembali” (QS. An-Nisa: 97).

Ketika anda menggunakan alasan “belum siap” untuk melalaikan suatu kewajiban atau meninggalkan suatu yang haram, coba merenung sejenak! Apakah sesungguhnya anda benar-benar tidak mampu, ataukah sejatinya hanya tidak mau?

Semoga Allah Ta’ala memberi taufik.

Fawaid Kangaswad | lynk.id/kangaswad

Umroh Platinum, Hotel Bintang 5, Umrah Nyaman Dan Berkelas!

Bukan sekadar berangkat umrah, tetapi menikmati setiap perjalanan dengan pelayanan premium yang membuat ibadah lebih tenang, nyaman, dan khusyuk.

Terbang bersama Garuda Indonesia, jadwal sudah confirmed. Dibimbing Ustadz Yulian Purnama –hafizhahullah-, jadi ibadah lebih tenang dan khusyuk.

Paket 11 Hari, berangkat: 19 November 2026

📲 Tanya-tanya dulu juga boleh! 

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Fawaid Kangaswad adalah platform dakwah sunnah melalui website fawaidkangaswad.id dan beberapa kanal di media sosial seperti whatsapp, telegram, instagram dan twitter.

Fawaid Kangaswad juga mengelola Ma’had Fawaid Kangaswad, yaitu program belajar Islam berbasis kitab kuning karya para ulama Ahlussunnah, melalui media grup Whatsapp.

Fawaid Kangaswad juga menyebarkan buku-buku serta e-book bermanfaat secara gratis.

Dukung operasional kami melalui:

https://trakteer.id/kangaswad
(transfer bank, QRIS, OVO, Gopay, ShopeePay, Dana, LinkAja, dll)

Atau melalui:

Bank Mandiri 1370023156371 a/n Yulian Purnama

Semoga menjadi pahala jariyah.

Trending