Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah mengatakan:

لا حرج في ذلك، أقول: لا حرج في قطعها للضرورة من وجود الرائحة الكريهة .. تجعل الإنسان غير خاشع في صلاته، وغير مطمئن، فإذا قطعها ليذهب إلى جانب آخر فلا حرج في ذلك -إن شاء الله-

Tidak mengapa melakukan hal tersebut. Saya katakan, tidak mengapa ia membatalkan shalatnya karena adanya kebutuhan mendesak, yaitu adanya bau tidak sedap yang membuat seseorang tidak dapat khusyuk dalam shalatnya dan tidak merasa tenang. Jika ia membatalkan shalatnya agar dapat berpindah ke sisi yang lain, maka hal itu tidak mengapa, insyaallah.

مع العلم بأن الذي له رائحة كريهة لا يصلي مع الناس، الواجب عليه أن يصلي في بيته، إذا كان عنده الرائحة الكريهة البخر الكثير المؤذي، أو الصنان الذي في إبطه الكثير، فالواجب عليه أن يعالج هذا الشيء حتى يزول، وليس له أن يؤذي الناس، أو كان أكل ثومًا، أو بصلًا، ليس له حضور المسجد، يجب عليه أن يبتعد عن المسجد، حتى تزول تلك الرائحة الكريهة

Namun perlu diketahui bahwa orang yang memiliki bau badan atau bau mulut yang tidak sedap, tidak boleh ia shalat bersama orang lain apabila baunya sangat menyengat dan mengganggu. Ia wajib shalat di rumahnya jika memiliki bau mulut yang sangat busuk dan mengganggu, atau bau ketiak yang menyengat dan mengganggu orang lain. Ia wajib mengobati masalah tersebut hingga baunya hilang (baru kemudian shalat di masjid). Ia tidak boleh mengganggu orang lain dengan bau tersebut. Demikian pula, jika seseorang memakan bawang putih atau bawang merah, ia tidak boleh menghadiri masjid. Ia wajib menjauh dari masjid sampai ia menghilangkan bau tidak sedap tersebut.

لأن الرسول ﷺ: نهى من أكل ثومًا، أو بصلًا أن يقرب المسجد وكان يأمر بإخراج من فعل ذلك من المسجد، فإذا وجد فيه رائحة كريهة غير الثوم والبصل كالبخر في الفم …. الشديد الذي يؤذي من حوله له أن يفارقه يبتعد إلى جهة أخرى

Sebab, Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam melarang orang yang memakan bawang putih atau bawang merah untuk mendekati masjid. Beliau juga memerintahkan agar orang yang melakukan hal tersebut dikeluarkan dari masjid. Oleh karena itu, apabila seseorang mendapati ada orang lain yang memiliki bau tidak sedap selain bau bawang putih dan bawang merah, seperti bau mulut yang sangat busuk hingga mengganggu orang-orang di sekitarnya, maka ia boleh meninggalkan tempat tersebut dan berpindah ke sisi lain.

(Fatawa Nurun ‘alad Darbi, no.289 pertanyaan ke-6).

Fawaid Kangaswad | lynk.id/kangaswad

Umroh Platinum, Hotel Bintang 5, Umrah Nyaman Dan Berkelas!

Bukan sekadar berangkat umrah, tetapi menikmati setiap perjalanan dengan pelayanan premium yang membuat ibadah lebih tenang, nyaman, dan khusyuk.

Terbang bersama Garuda Indonesia, jadwal sudah confirmed. Dibimbing Ustadz Yulian Purnama –hafizhahullah-, jadi ibadah lebih tenang dan khusyuk.

Paket 11 Hari, berangkat: 19 November 2026

📲 Tanya-tanya dulu juga boleh! 

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Fawaid Kangaswad adalah platform dakwah sunnah melalui website fawaidkangaswad.id dan beberapa kanal di media sosial seperti whatsapp, telegram, instagram dan twitter.

Fawaid Kangaswad juga mengelola Ma’had Fawaid Kangaswad, yaitu program belajar Islam berbasis kitab kuning karya para ulama Ahlussunnah, melalui media grup Whatsapp.

Fawaid Kangaswad juga menyebarkan buku-buku serta e-book bermanfaat secara gratis.

Dukung operasional kami melalui:

https://trakteer.id/kangaswad
(transfer bank, QRIS, OVO, Gopay, ShopeePay, Dana, LinkAja, dll)

Atau melalui:

Bank Mandiri 1370023156371 a/n Yulian Purnama

Semoga menjadi pahala jariyah.

Trending