Dalam hadits yang shahih, Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

رَغِمَ أنفُ امرئٍ ذُكِرْتَ عنده فلم يُصَلِّ عليك

“Celakalah orang yang ketika namaku disebutkan di sisinya, tetapi ia tidak bershalawat kepadaku” (HR. Al-Bazzar no.6252, dishahihkan Al Albani dalam Fadhlus Shalah, hal.15).

Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

اَلْبَخِيْلُ مَنْ ذُكِرْتُ عِنْدَهُ فَلَمْ يُصَلِّ عَلَيَّ

“Orang pelit itu adalah orang yang ketika disebut namaku ia enggan bershalawat” (HR. At Tirmidzi no.3546, ia berkata: “Hasan Shahih Gharib”).

Ibnu Mazih rahimahullah mengatakan:

قال أبو الحسن الكرخي: الصلاة على النبي واجبة على الإنسان في العمر مرة، إن شاء فعلها في الصلاة أو في غيرها، وعن الطحاوي: أنه يجب عليه الصلاة كلما ذكر، قال شمس الأئمة السرخسي: وما ذكر الطحاوي مخالف الإجماع؛ فعامة العلماء قالوا: إن الصلاة على النبي كلما ذكر مستحبة، وليست بواجبة

Abu al-Hasan al-Karkhi berkata: “Bershalawat kepada Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam wajib bagi seseorang sekali dalam seumur hidup. Jika ia mau, ia dapat melakukannya ketika shalat ataupun di luar shalat”. Diriwayatkan dari Imam al-Thahawi bahwa beliau berpendapat: “Seseorang wajib bershalawat kepada Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam setiap kali nama beliau disebutkan”. Syamsul A’immah al-Sarakhsi berkata: “Apa yang disebutkan oleh al-Thahawi ini bertentangan dengan ijma. Sebab, mayoritas ulama berpendapat bahwa bershalawat kepada Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam setiap kali beliau disebutkan hukumnya mustahab (dianjurkan), bukan wajib” (al-Muhith al-Burhani, 1/367).

Bahkan pendapat yang mewajibkan itulah yang lebih kuat berdasarkan hadits-hadits di atas. Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah mengatakan:

الواجب الصلاة عليه إذا مر ذكره عليه الصلاة والسلام؛ لما ثبت عنه عليه السلام قال: رغم أنف امرئ ذكرت عنده فلم يصل علي، فهذا يدل على أن الصلاة عليه واجبة عند ذكره عليه الصلاة والسلام

“Wajib bershalawat kepada Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam ketika nama beliau disebutkan. Hal ini berdasarkan hadis yang sahih dari beliau Shallallahu’alaihi Wasallam, bahwa beliau bersabda: ‘Celakalah orang yang ketika namaku disebutkan di sisinya, tetapi ia tidak bershalawat kepadaku’. Hadits tersebut menunjukkan bahwa bershalawat kepada Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam hukumnya wajib ketika nama beliau disebutkan” (Nurun ‘alad Darbi, 241/8).

Wallahu a’lam.

Fawaid Kangaswad | lynk.id/kangaswad

Umroh Platinum, Umrah Nyaman Dan Berkelas!

Bukan sekadar berangkat umrah, tetapi menikmati setiap perjalanan dengan pelayanan premium yang membuat ibadah lebih tenang, nyaman, dan khusyuk.

Terbang bersama Garuda Indonesia, jadwal sudah confirmed. Dibimbing Ustadz Yulian Purnama –hafizhahullah-, jadi ibadah lebih tenang dan khusyuk.

Paket 11 Hari, berangkat: 10 September 2026

📲 Tanya-tanya dulu juga boleh! 

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Fawaid Kangaswad adalah platform dakwah sunnah melalui website fawaidkangaswad.id dan beberapa kanal di media sosial seperti whatsapp, telegram, instagram dan twitter.

Fawaid Kangaswad juga mengelola Ma’had Fawaid Kangaswad, yaitu program belajar Islam berbasis kitab kuning karya para ulama Ahlussunnah, melalui media grup Whatsapp.

Fawaid Kangaswad juga menyebarkan buku-buku serta e-book bermanfaat secara gratis.

Dukung operasional kami melalui:

https://trakteer.id/kangaswad
(transfer bank, QRIS, OVO, Gopay, ShopeePay, Dana, LinkAja, dll)

Atau melalui:

Bank Mandiri 1370023156371 a/n Yulian Purnama

Semoga menjadi pahala jariyah.

Trending