Jahil (kebodohan) itu ada dua:

  1. Jahlun basith (kebodohan ringan), yaitu ketika seseorang tidak berilmu tentang sesuatu dan ia tahu dia jahil
  2. Jahlun murakkab (kebodohan kuadrat), yaitu ketika seseorang tidak berilmu tentang sesuatu namun ia tidak merasa bahwa ia jahil (merasa berilmu)

Untuk menggambarkan dua jenis kejahilan ini ulama sering membawakan kisah Al Hakim Tauma dan keledainya.

Al Hakim Tauma adalah orang jahil yang tidak merasa bahwa ia jahil. Sehingga ia sering kali berfatwa dan berbicara masalah agama tanpa ilmu. Diantara kejahilan Al Hakim Tauma adalah ia memfatwakan bolehnya para orang tua bersedekah dengan anak perempuannya kepada para lelaki jomblo. Ia meng-qiyaskan sedekah anak perempuan ini seperti sedekah uang kepada orang faqir. Disebutkan bahwa ia berkata:

تصدق بالبنات على البنين يريد بذاك جنات النعيم

“Bersedekahlah dengan anak-anak perempuan kalian, untuk para pemuda, niatkan itu untuk mengharap surga yang penuh nikmat”

Lihatlah ia berfatwa tanpa ilmu, namun merasa telah mengajarkan kebaikan.

Karena kejahilannya ini, seorang penyair membuat sya’ir tentangnya:

قال حمار الحكيم توما لو أنصف الدهر كنت أركب
لأنني جاهل بسيط و صاحبي جاهل مركب

Keledainya Al Hakim Tauma berkata, andaikan zaman itu adil tentu aku yang menungganginya
Karena aku jahil basith, sedangkan pemilikku jahil murakkab

Kejahilan itu semuanya tercela, namun minimal jangan jadi jahil murakkab, kenali kadar diri anda.

(Disarikan dari Syarah Al Ushul min Ilmil Ushul, Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin, hal. 71-72).

Umroh Platinum, Umrah Nyaman Dan Berkelas!

Bukan sekadar berangkat umrah, tetapi menikmati setiap perjalanan dengan pelayanan premium yang membuat ibadah lebih tenang, nyaman, dan khusyuk.

Terbang bersama Garuda Indonesia, jadwal sudah confirmed. Dibimbing Ustadz Yulian Purnama –hafizhahullah-, jadi ibadah lebih tenang dan khusyuk.

Paket 11 Hari, berangkat: 10 September 2026

📲 Tanya-tanya dulu juga boleh! 

Fawaid Kangaswad adalah platform dakwah sunnah melalui website fawaidkangaswad.id dan beberapa kanal di media sosial seperti whatsapp, telegram, instagram dan twitter.

Fawaid Kangaswad juga mengelola Ma’had Fawaid Kangaswad, yaitu program belajar Islam berbasis kitab kuning karya para ulama Ahlussunnah, melalui media grup Whatsapp.

Fawaid Kangaswad juga menyebarkan buku-buku serta e-book bermanfaat secara gratis.

Dukung operasional kami melalui:

https://trakteer.id/kangaswad
(transfer bank, QRIS, OVO, Gopay, ShopeePay, Dana, LinkAja, dll)

Atau melalui:

Bank Mandiri 1370023156371 a/n Yulian Purnama

Semoga menjadi pahala jariyah.

Trending