Sebagian orang takut menikah karena mendengar masalah-masalah rumah tangga dari orang-orang sekitarnya atau dari berita.
Saya katakan, selama kita hidup di dunia, maka dunia itu memang tempatnya masalah dan ujian. Masalah akan selalu datang silih berganti. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَا يَزَالُ الْبَلاَءُ بِالْمُؤْمِنِ وَالْمُؤْمِنَةِ فِي جَسَدِهِ وَمَالِهِ وَوَلَدِهِ حَتَّى يَلْقَى اللهَ وَمَا عَلَيْهِ خَطِيْئَةٌ
“Cobaan akan selalu menimpa seorang mukmin dan mukminah, baik pada dirinya, pada anaknya maupun pada hartanya, sehingga ia bertemu dengan Allah tanpa dosa sedikitpun” (HR. Ahmad no. 7859, At-Tirmidzi no. 2399, dishahihkan Al Albani dalam Shahih At Tirmidzi).
Maka adanya potensi masalah jangan membuat seseorang enggan melakukan yang manfaat danyang baik-baik.
Di kantor, ada masalah, apakah kita takut bekerja?
Di kampus, ada masalah, apakah kita jadi takut kuliah?
Ketika berdakwah, ada masalah, apakah kita jadi enggan berdakwah?
Jadi, hidup itu perjuangan, jangan takut terhadap masalah! Yang penting kita siapkan bekal yang cukup, lalu jika itu hal yang manfaat, maka gass laksanakan, dan minta pertolongan kepada Allah untuk melaluinya. Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:
احْرِصْ علَى ما يَنْفَعُكَ، وَاسْتَعِنْ باللَّهِ وَلَا تَعْجَزْ
“Semangatlah pada perkara yang bermanfaat bagimu, dan mintalah pertolongan kepada Allah (dalam perkara tersebut), dan jangan malas” (HR. Muslim no. 2664).
Yang belum nikah, yok segera!





Leave a comment